Diharapkan Tidak Ada Lagi Anak Putus Sekolah Di Sumenep

Dengan adanya Biaya Operasional Sekolah (BOS) diharapkan tidak ada lagi anak yang putus sekolah, dengan alasan tidak ada biaya. Sedangkan dalam Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Warga Negara yang berusia 7 sampai dengan 15 tahun wajib mengikuti belajar, diatur dalam pasal 34 ayat 2 menyebutkan, bahwa Pemerintah menjamin terselenggaranya wajib belajar minimal pada jenjang pendidikan dasar tanpa memungut biaya. 

Ketua Dewan Pendidikan Sumenep (DPS), Drs. KH. Kamalil Ersyad, M.Pd menuturkan, pemerintah saat ini telah menganggarkan dana BOS untuk sekolah dasar negeri maupun swasta sebesar Rp. 580.000,00, dan untuk SMP sebesar Rp. 710.000,00 per-siswa setiap tahun. Selanjutnya untuk siswa yang dialokasikan untuk keperluan operasional sekolah yang sudah ditegaskan dalam petunjuk teknis (juknis) Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 50 Tahun 2011, sedangkan dana tersebut berasal dari uang rakyat. ( JuP-01, Fer )